Bawaslu Way Kanan Gelar Rapat Koordinasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan

DAERAH WAY KANAN

Trennews.co, Way Kanan-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Way Kanan menggelar rapat koordinasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan kepada difabel yang dihadiri oleh perwakilan dari Organisasi National Paralympic Comitee (NPC) Kabupaten Way Kanan di Curup Kereta kampung Rambang Jaya kecamatan Umpu Semenguk, Selasa (24/05/2022).

Hadir dalam acara tersebut, ketua KPUD Way Kanan, Refki Darmawan yang juga sebagai pemateri, Dalam penyampaian nya mengatakan perlindungan pemilih disabilitas dalam politik adalah indikator bahwa pelaksanaan pemilu atau pemilihan telah menjunjung prinsip inkusif

Refki menjelaskan, makna dari inklusif yaitu sebuah kondisi dimana pelaksanaan pemilu atau pemilihan telah memberikan kesempatan bagi semua pemilih untuk menggunakan hak pilihnya tanpa adanya hambatan agama, ras,etnik, gender, usia, kondisi fisik dan wilayah.

‘’Makna dari inklusif yaitu sebuah kondisi dimana pelaksanaan pemilu atau pemilihan telah memberikan kesempatan bagi semua pemilih untuk menggunakan hak pilihnya tanpa adanya hambatan agama, ras,etnik, gender, usia, kondisi fisik dan wilayah’’Imbuhnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Way Kanan, Yesi Karnainsyah dalam penyampaiannya mengatakan, bahwa kegiatan tersebut telah teragenda untuk memberikan pemahaman terhadap penyandang disabilitas terutama terkait kepemiluan yakni pengawasan partisipatif sebagai preventif untuk penyadaran agar tidak terjadi pelanggaran dalam pemilu melalui sosialisasi, Pendidikan politik, termasuk Sekolah Kader Pengawsan Partisipatif.

‘’Tujuan acara ini untuk memberikan pemahaman terhadap penyandang disabilitas terutama terkait kepemiluan yakni pengawasan partisipatif sebagai preventif untuk penyadaran agar tidak terjadi pelanggaran dalam pemilu melalui sosialisasi, Pendidikan politik, termasuk Sekolah Kader Pengawasan Partisipatif,l. Terang yesi.

Diketahui Pemilu 2024 tahapannya akan dimulai pada tahun 2022, Pemilu ini pun menjadi sebuah sejarah baru bagi ketatanegaraan Indonesia, sebab akan dilaksanakan pemilu dan pilkada pada tahun yang sama. Meskipun pilihan teknis pelaksanaan pemilu dan pilkada pada bulan yang berbeda, namun tetap pada desain tahun yang sama. Dalam konteks pemilih disabilitas, bagaimana gambaran aksesibilitas pemilih disabilitas pada pemilu 2019 dan apa pelajaran yang dapat dipetik agar hak pilih mereka tidak terabaikan dalam pemilu 2024 mendatang.(Arafik)

:Views: 116 Total, Dilihat Hari ini 2 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.