Dampak Covid19, Omset Pengrajin Perak Turun Drastis

DAERAH LAMPUNG UTARA

Trennews.co Lampung Utara- Amin Mubarok yang berprofesi sebagai pengrajin yang tergolong kategori usaha kecil menengah di bidang pengrajin perak seperti gandaran cicin dan lain lain sudah digelutinya kurang lebih 6 tahun mulai dari tahun 2014 hingga sekarang.

Menerangkan kepada awak media ketika dikonfirmasi di kediaman nya di desa Kembang Tanjung RT. 003/011 Dusun Tanjung asri Kecamatan Abung selatan Kabupaten Lampung Utara,dampak covid19 omset penghasilan nya menurun drastis, Senin (23/11/20).

Amin mengatakan, guna mengembangkan Usaha dan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari ia sangat mengharapkan bantuan pemerintah yang mana UMKM bisa tergulir mengingat berimbas nya dampak pandemi covid 19 sangat dirasakan perekonomian menjadi turun drastis.

Lanjutnya,biasanya memperoleh penghasilan perbulan sebelum covid19 mencapai Rp 1500.000. sampai dengan Rp 2.000.000 untuk saat ini usaha saya jalan di tempat,kata Amin.

Di tambahkanya dia berharap Pemerintah bisa tepat sasaran dalam penyaluran bantuan UMKM sehingga dengan Bantuan ini bisa bermanfaat untuk pengembangan Usaha.

Ia sudah mengajukan bantuan ke Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) di gelombang pertama namun ia tidak mendapatkanya ,”tidak patah semangat ia mencoba mengajukan kembali dengan memberikan syarat foto copy KK,KTP, foto dan nomor rekening mudah mudahan bisa direalisasikan, pungkasnya.

Di tempat terpisah Hatta selaku kepala Desa Kembang Tanjung sangat mengapresiasi pengrajin di bidang perak yang ditekuni seperti bapak amin selama bertahun-tahun.

Dengan adanya usaha pengrajin di Desa Kembang Tanjung sangat bermanfaat bisa membuka lapangan pekerjaan,” ia berharap kepada Pemerintah dapat benar benar menyeleksi yang mana benar benar layak mendapatkan bantuan tidak adalagi yang namanya tebang pilih, tutupnya. (Yoga)

:Views: 453 Total, Dilihat Hari ini 1 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *