Dampak PHK, Banyak Warga Ajukan Permohonan Penangguhan

BEKASI NASIONAL

Trennews.co,Bekasi-Banyak para nasabah Bank BTN melakukan penangguhan pembayaran /angsuran rumah bersubsidi ataupun non subsidi.

Berdasarkan data di lapangan hampir mencapai 60% nasabah yg menunggak di bank BTN dan yg mengajukan penangguhan pembayaran angsuran kredit rumah bersubsidi maupun non subsidi.

Menurut Bapak samada sebagai pihak colection (penanguhan ) di bank tersebut mengatakan,saya kasih contoh di perum grand permata residence,Bekasi grand city mustija permai darma wangsa yang berada di Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi sebagian nasabahnya mengajukan penangguhan pembayaran kredit rumah bersubsidi non bersubsidi dengan berbagai alasan seperti di PHK dari tempat kerja dan usahanya nggak berjalan alias jatuh pailit, terangnya saat di jumpai di tempat kerjanya,Rabu (30/09/20).

Salah satu nasabah BTN yang berhasil trennews wawancarai bapak Harmono mengatakan, kedatangan saya ke Bank BTN untuk mengajukan permohonan penangguhan angsuran pembayaran rumah bersubsidi di perum pesona mutiara satu tepatnya di Sumber Jaya Tambun Selatan.

Lanjutnya, sudah tujuh bulan menunggak angsuran kredit rumah saya pasalnya, sudah lama putus hubungan kerja (PHK) dari tempat kerja,” untuk itu tidak sanggup lagi membayar cicilan sekarang hanya kerja serabutan datang ke bank BTN untuk mengajukan permohonan penangguhan pembayaran angsuran kredit rumah,” ujarnya.

Kami berharap kepada pemerintah untuk memperhatikan masyarakat khususnya dampak banyaknya warga yang di PHK, pungkasnya.(Hamdan).

:Views: 492 Total, Dilihat Hari ini 1 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.