HUT MA RI Ke-75 Gelar Dialog Internasional Melalui Webinar

BANDAR LAMPUNG

Trnnews.co, Bandar Lampung-Dalam rangkaian HUT MA Ke 75,MA gelar Dialog Internasional melalui Webinar bertema Tantangan dan Peradilan dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Paska Krisis. Dialog tersebut diselenggarakan bekerjasama dengan Pengadilan Federal Australia (Federal Court of Australia) kmasis (27/8/2020).

Hadir dalam webinar Hakim Agung sekaligus Panelis adalah Hon. Vincent Hoong Seng Lei hakim pada MA (Supreme court of) Singapura, Hon.James All Asop Ketua Pengadilan Federal Australia, Sri Mulyani Menteri Keuangan, Menteri Bapenas Suharso Monoarsa sekaligus sebagai pembicara kunci dalam acara tersebut.

Webinar dibuka dengan Sambutan Ketua Panitia yang juga Wakil Ketua Bidang Non justisial MA, dilanjutkan sambutan Kuasa Usaha kedutaan Austrlia untuk Indonesia, HE Alistair Cox. Dalam sambutannya berterimakasih kepada Ketua MA Dr.H.Syarifuddin yang telah melakukan reformasi peradilan diantara terkait dengan penyelenggaraan E Court.

“Ketika negara sedang bekerja untuk rekstrurisasi sektor bisnis dalam memperbaiki perekonomian paska krisis, maka peradilan dituntut untuk mempersiapkan diri untuk memberi ruang bagi penyelesaian konflik atau sengketa bisnis melalui mediasi. Sehingga kita semua bisa melewati masa krisis dengan dengan keadaan yang lebih baik” Demikian ujarnya.

Senada,Ketua Pengadilan Federal Australia, Ketua MA Dr.H.M. Syarifuddin mengutarakan “Krisis ini bukanlah alasan untuk menurunkan standar layanan peradilan atau mengurangkan hak-hak para pencari keadilan namun lebih kepada mengadaptasi berbagai layanan dan standar ini kepada suatu keadaan baru sesuai dengan protokol kesehatan.

“Krisis kesehatan ini mungkin saja terulang dan lembaga peradilan harus benar- benar dipersiapkan agar bisa memetik pelajaran pada krisis saat ini untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan fungsi lembaga peradilan dan akses terhadap keadilan dengan tetap menghormati hak-hak asasi manusia”,ungkapnya.

Kepala Bappenas Suharso Monoarsa mengatakan “Upaya perbaikan ekonomi paska krisis tidak lepas peran sistem hukum dalam merespon berbagai dampak yang terjadi, terutama kebutuhan akan peradilan yang modern cepat dan efektif yg berkepastian hukum. Apresiasi untuk MA yang telah melakukan upaya2 mempermudah sistem penyelesaikan sengketa perdata.

Besar harapan webinar dapat memicu pembangunan perekonomian di Indonesia. Menkeu Sri Mulyani, juga memberikan pidatonya, “pandemi Covid dihadapi semua negara didunia. Indonesia seperti negara lain mencari titik keseimbangan disatu sisi untuk melindungi warga dari kematian, disisi lain mengatasi kondisi ekonomi dan sosial bangsa. Kita termasuk negara yg mengalami konstraksi ekonomi mencapai minus 5%. Defisit ekonomi mencapai 6%, Implikasi dunia usaha tidak mampu memenuhi janji kontraknya,jelasnya.

Kasus- kasus yang berpotensial akan muncul, peran MA menjadi penting untuk melakukan tindakan hukum yang berkepastian. Akan tetapi pemulihan ekonomi dapat sesuai dengan kepastian hukum sehingga keluar dari emergenci seperti saat ini. Pemerintah sangat membutuhkan pendapat MA dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi tetapi juga mendapat penanganan yang cepat dan efektif.

Webinar dilaksanakan secara panel tersebut dipandu oleh Prof.Dr.Ningrum E Sirait guru besar USU Medan dimulai oleh Hakim Agung Samsyul Maarif,SH.MH.Ph.D Tim Pokja Kemudahan Berusaha menyampaikan materinya dilanjutkan Hakim Agung, Ketua KPK. Singapura dan Ketua Pengadilan Federal Australia.

Prserta Webinar juga dihadiri oleh Jaksa Agung, berbagai Pejabat kementrian, Organisasi profesi hukum, Mitra Pembangunan seperti Asia Foundation, Usaid, UNDP, Prospera.
Pengadilan Tinggi Tanjungkarang berdasarkan surat Undangan Wakil Ketua Pengadilan semua hakim dan hakim ad hoc tipikor bersama Ketua dan Wakil Ketua mengikuti acara Webinar Internasional tersebut.

Kesehatan yang berdampak pada ekonomi bukan berarti menurunkan standar pelayanan peradilan justru semakin meningkatkan kualitas pelayanannya. MA telah melakukan kebijkan prosedur persidangan elektronik.

MA mendorong keterbukaan informasi publik, saat ini 5 juta perkara dapat diakses cuma2. Praktik baik yg dilakukan adalah pengelolaan yang efektif yang dapat mempercepat perbaikan.

Kepala Bappenas Suharso Monoarsa mengatakan “Upaya perbaikan ekonomi paska krisis tidak lepas peran sistem hukum dalam merespon berbagai dampak yang terjadi, terutama kebutuhan akan peradilan yang modern cepat dan efektif yg berkepastian hukum. Apresiasi untuk MA yang telah melakukan upaya upaya mempermudah sistem penyelesaikan sengketa perdata.

Besar harapan webinar dapat memicu pembangunan perekonomian di Indonesia. Menkeu Sri Mulyani, juga memberikan pidatonya, “pandemi Covid dihadapi semua negara didunia. Indonesia seperti negara lain mencari titik keseimbangan disatu sisi untuk melindungi warga dari kematian, disisi lain mengatasi kondisi ekonomi dan sosial bangsa. Kita termasuk negara yg mengalami konstraksi ekonomi mencapai minus 5%. Defisit ekonomi mencapai 6%, Implikasi dunia usaha tidak mampu memenuhi janji kontraknya.

Kasus kasus yang berpotensial akan muncul, peran MA menjadi penting untuk melakukan tindakan hukum yang berkepastian. Langkah2 pemulihan ekonomi dapat sesuai dengan kepastian hukum sehingga keluar dari emergenci seperti saat ini. Pemerintah sangat membutuhkan pendapat MA dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi tetapi juga mendapat penanganan yang cepat dan efektif.

Webinar dilaksanakan secara panel tersebut dipandu oleh Prof.Dr.Ningrum E Sirait guru besar USU Medan dimulai oleh Hakim Agung Samsyul Maarif,SH.MH.Ph.D Tim Pokja Kemudahan Berusaha menyampaikan materinya dilanjutkan Hakim Agung, Ketua KPK. Singapura dan Ketua Pengadilan Federal Australia.
Prserta Webinar juga dihadiri oleh Jaksa Agung, berbagai Pejabat kementrian, Organisasi profesi hukum, Mitra Pembangunan seperti Asia Foundation, Usaid, UNDP, Prospera.

Pengadilan Tinggi Tanjungkarang berdasarkan surat Undangan Wakil Ketua Pengadilan semua hakim dan hakim ad hoc tipikor bersama Ketua dan Wakil Ketua mengikuti acara Webinar Internasional tersebut.
Penulis:Selamet
Editor:Kodri

:Views: 622 Total, Dilihat Hari ini 2 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.