KKN Mahasiswa Unila Laksanakan Pembagian Masker Kepada Warga

DAERAH PENDIDIKAN WAY KANAN

Trennews.co, Blambangan Umpu .- Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) periode pertama Universitas Lampung melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada warga di pasar Pemda Km-2, Kelurahan Blambangan Umpu, Kecamatan Blambangan Umpu, Kabupaten Way Kanan, Minggu (14/221).

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung pemerintah setempat dalam pencegahan sekaligus upaya represif memutus rantai penyebaran Covid-19. Yang terus bertambah .

” Jadi apa yang kami lakukan ini sebagai bentuk dukungan kami kepada program Bapak Bupati Way Kanan dalam memutus rantai pandemi covid 19, khususnya di Way kanan, karena kami melihat masih banyak sekali masyarakat dan pedagang yang mengabaikan penggunaan masker maupun protokol kesehatan dalam kegiatan di pasar ini , sekaligus kami menyampaikan kan eh imbauan yang diberikan oleh Bapak Bupati dan sanksi apa tidak akan diterima oleh masyarakat bila melanggar protokoler kesehatan Dimasa pandemi corona sekaligus mengedukasi warga tentang pentingnya mengenakan masker ditempat unum ,” ujar M.Djalal HA, Perwakilan mahasiswa KKN Unila di sela sela pembagian masker pada pedagang dan masyarakat yang berinteraksi di pasar Km 2 Blambangan Umpu.

Lebih jauh M.Djalal HA, menyampaikan bahwa, sebenarnya sosialisasi pentingnya mengenakan masker di tempat umum untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, telah disampaukannoleh Bupati Way Kanan melalui Surat Edaran Nomor : 360/71/V.05-WK/2021 tentang pencegahan penularan Corona virus disease (Covid19) di Kabupaten Way Kanan, yang menekankan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, akan tetapi nyatanya masyarakat tetap abai, sehingga ia dan kawan kawannya ( Mahasiswa /Mahasiswi red ) peserta KKN dari Unila mencoba mengingatkan kembali bahwa mematuhi protokoler kesehatan itu sangat berguna bagi dirinya dalam masyarakat yang ada di sekelilingnya, imbuh Djalal .

Kegiatan Mahasiswa / Mahasiswi KKN Unila tersebut didukung penuh oleh Hasanudin S.E.,M.M, yang juga menurunkan 5 kasinya untuk membantu Mahasiswa/Mahasiswi.mengedukasi warga.

” Kami bersama tim gugus tugas Pemkab Way kanan sudah berkali-kali mengingatkan dan melakukan operasi yustisi di pasar Pemda km2 ini akan tetapi, namanya masyarakat saat kita datang bahkan waktu itu ada yang sudah di diberi sanksi dengan push-up oleh Pak Dandim dan Pak Kapolres mereka menurut namun setelah tim pergi Masyarakat dan pedagang kembali membuka masker boneka dan hanya dililitkan di leher saja,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama , Agus salah satu pedagang lokal di Pasar PEMDA mengungkapkan kegiatan pembagian masker ini sangat bermanfaat bagi pedagang dan untuk menjaga diri dari penularan Covid-19.

“Dengan adanya kegiatan pembagian masker dari mahasiswa KKN Universitas Lampung ini, sangat bermanfaat dan semoga banyak yang sadar akan pentingnya mengenakan masker untuk menjaga diri dari penularan Covid-19.

Untuk diketahui bahwa, kalau para pedagang lokal sebagian besar setiap beraktivitas di pasar ini menggunakan masker akan tetapi untuk diketahui para pedagang yang tidak menggunakan masker itu kebanyakan dari luar Blambangan Umpu,”Apa itu pedagang sayur pedagang kelontongan maupun pedagang ikan di mana jangankan kami yang memberikan teguran waktu tempuh tugas melakukan operasi yustisi mereka semua sudah diingatkan tapi ketika tim pergi maskernya dibuka kembali,” ujar Agus dan Herman pedagang

Terpisah, salah satu pedagang ikan Aldi mengatakan, sebelumnya telah berapa kali dilakukan razia oleh pihak TNI/POLRI maupun Satpol-PP namun para pedagang tetap membandel bahkan sering kali dilakukan sanksi seperti, Push-Up bernyanyi dan lain-lain“sudah sering sih kak, tapi ya nama nya manusia terkadang lupa saya aja lupa pake masker”tuturnya sembari tertawa.

Diharapkan kepada pihak yang berwenang agar dapat memberikan sanksi yang tegas kepada para pelanggar agar senantiasa para pelanggar dapat selalu memakai masker, karena itu untuk kepentingan.bersama.” tegasny.(Arafik

:Views: 214 Total, Dilihat Hari ini 3 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *