Milad Wanita Islam ke-60, Ibu Riana Sari Arinal Berharap Wanita Islam Terus Berkontribusi Positif bagi Pembangunan dan Kesejahteraan Umat

BANDAR LAMPUNG

Trennews.co, Bandar Lampung– Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Ibu Riana Sari Arinal berharap di usia ke-60 tahun, Wanita Islam dapat terus berkembang dan terus berkontribusi positif bagi pembangunan dan kesejahteraan umat.

Hal tersebut disampaikan Ibu Riana dalam acara Tabligh Akbar dalam rangka Milad Wanita Islam ke-60 di Masjid Al-Muhajirin Way Halim, Sabtu (21/5/2022).

Menurutnya, beberapa progran kerja tersebut selaras dengan 10 Program Pokok PKK diantara lain memperluas dan meningkatkan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berbasis Islam.

“Saya berharap PAUD di Provinsi Lampung seluruhnya dapat menjadi PAUD Holistik Integratif yang bukan hanya mendidik tetapi juga terintegrasi dengan pelayanan kesehatan, gizi serta perlindungan anak,” ujarnya.

Selanjutnya, program kerja PKK dalam memperkuat ekonomi muslimah untuk meningkatkan ketahanan keluarga ini juga selaras dengan program kerja Wanita Islam yaitu Bunda Waqaf.

Terakhir menjadi pilar yang mempererat kerukunan umat, persatuan dan kesatuan bangsa serta menumbuhkan rasa peduli dan empati terhadap lingkungan sekitar, sehingga dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kemiskinan, narkoba, terorisme, kekerasan, pernikahan usia anak, dan lainnya.

Ibu Riana juga mangajak Wanita Islam untuk terus berjuang bersama serta bekerja nyata untuk kesejahteraan umat serta menjadikan Indonesia umumnya dan Provinsi Lampung khususnya menjadi negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur.

“Perjuangan ini akan terasa lebih ringan dan dapat terwujud apabila kita semua bersatu dan bersinergi,” tegas Ibu Riana.

Menjawab ajakan tersebut, Ketua Umum Pimpinan Wilayah Wanita Islam Provinsi Lampung Hanjarita mengatakan Wanita Islam siap untuk menjadi mitra Pemerintah dalam meningkatkan sumber daya muslimah diberbagai bidang.

“Wanita Islam sangat perduli dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakar di daerah 3T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal,” ujarnya.

Wanita Islam sendiri telah bekerjasama dengan pemerintah melalui Kementerian Agama dalam meningatkan kualitas ibu dengan program bimbingan perkawinan.

Dalam bidang ekonomi, Wanita Islam melakukan pembinaan kepada UMKM yang ada di daerah dan dalam bidang dakwah Wanita Islam telqlah melakukan pembinaan religi kepada 25 majelis taklim yang memliki anggota sebanyak 4.000 orang di desa-desa serta memberikan santunan bulanan. (Adpim)

:Views: 33 Total, Dilihat Hari ini 2 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.