Pupuk Langka Petani Jagung Terancam Gagal Panen

DAERAH LAMPUNG UTARA

Trennews.co, Lampung Utara-
Kelangkaan Pupuk bersubsidi jenis Phonska membuat para petani di beberapa Desa Kecamatan Abung Selatan Kabupaten Lampung Utara, terancam gagal panen, Kamis (04/03/21).

Mayoritas warga masyarakat dari 16 Desa adalah sebagai petani padi jagung, singkong dan karet.

Kelangkaan Pupuk memicu terjadinya gagal panen dan perekonomian semakin buruk, pasalnya, “tanaman jagung yang sudah berumur 16 hari belum diberikan asupan makanan pupuk, disebabkan hilangnya pupuk jenis Phonska dari peredaran pasar,”.

Apalagi dimasa pandemik sekarang, keadaan ekonomi masyarakat kecil seperti kami semakin terpuruk, ditambah lagi usaha kebun jagung tidak maksimal, terang Edi Petani jagung Desa Gilih Sukanegeri.

Dari tahun kemarin susah mendapatkan pupuk, dan untuk pupuk subsidi kelompok hingga sekarang belum keluar, ditambah tidak mencukupi kebutuhan para petani yang ada disini, keluhnya.

Senada dikatakan, Rokib Warga Desa Cabang Empat, kelangkaan pupuk jenis Phonska menghilang seketika,”kalaw keadaan seperti ini bisa terancam gagal panen, jagung yang seharusnya sudah diberi pupuk kini hanya tinggal menunggu takdir saja,”.

Untuk kebun jagung saya, luas lokasi 1 HA membutuhkan minimal 4-5 Kwntal pupuk, sekarang kondisi jagung menguning dan kurus kurus, ujarnya.

Kami para petani mengharapkan sosuli terbaik dari pemerintah Daerah maupun pemerintah pusat, agar bisa teratasi keluhan masyarakat kecil seperti kami, harapnya. (Kodri)

:Views: 676 Total, Dilihat Hari ini 1 Kali

Bagikan Trennews

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.